TONGKAT

Apa yang terlintas begitu mendengar kata Madura? Pantai nan indah, tambak garam, sate, karapan sapi …dan tentu saja ramuan Madura! Yang terakhir itu adalah gara-gara kawan ibu saya yang baru saja kembali dari berlibur di pulau cantik itu. Beliau mengoleh-olehi saya sebuah tongkat Madura. Katanya untuk menyenangkan suami. Melihat saya tak segera paham, kawan ibu …

Advertisements

G-STRING (part 2)

Setelah pernah ndeso sewaktu menemukan g-string buat laki-laki di sebuah mall (kisahnya bisa baca di sini), kali ini saya begitu norak saat melihatnya dikenakan seseorang. Bermula saat liburan. Pagi itu saya berencana berenang di hotel tempat saya menginap. Memang ada tempat mandi di sebelah ruang ganti pakaian, namun di dekat kolam juga tersedia pancuran buat …

DOA BUNDA

doa bunda

Apakah seorang ibu pasti mendoakan hal-hal baik untuk anaknya? Saya senang jalan pagi di hari Sabtu atau Minggu. Rute yang saya ambil biasanya kampung-kampung seputar kompleks perumahan saya. Melewati jalan-jalan sepi nan tentram, seringnya saya bertemu dengan bapak-bapak yang nongkrong di warung kopi. Mereka mengobrol sambil menghabiskan rokok klobot, terkadang juga sambil main catur. Saya …

CAFÉ SI MAN

Itu bukan kafe baru di Jogja. In fact, it’s not a café at all! Saya lagi ngomongin warung wedangannya pak Man yang dinamai begitu oleh pelanggannya. Letaknya di sebelah utara tembok stasiun Tugu. Andalan kafe ini adalah seduhan teh kentalnya. Tentu saja ada jualan lainnya, nasi sambel, nasi oseng-oseng bakmi, gorengan, dll Buat teman-teman yang …

TRANS JOGJA

Akhirnya Jogja punya sistem transportasi bus cepat, murah dan ber-AC. Bus bernama Trans Jogja ini mulai beroperasi beberapa hari lalu. Badan bus bercat hijau  dan kuning itu memang nggak sebesar Trans Jakarta, mungkin lebih mirip bus Patas tapi lumayanlah, sebab Jogja tak punya Patas. Bus bertingkat pun nggak ada. Bukan apa-apa tapi kabel-kabel listrik di …

PASAR LEGI KOTAGEDE

Pasar Legi Kotagede

Pada hari-hari pasaran legi, pasar itu paling ramai dikunjungi orang. Pasar ini ada di desa Tegalgendu tepat di seberang sungai Gajah Wong. (Van Bevervoorde, 1905)   Sampai hari ini pasar Kotagede masih ramai dikunjungi setiap hari, meski puncak keramaian selalu pada hari-hari pasaran Legi*). Situasi tak banyak berubah, tetap seperti awal berdirinya pada abad 16. …